Dua Mahasiswa PBSI Lolos Program MSIB MBKM

Pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, salah satu program nya yakni Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) angkatan 5 kembali di selenggarakan. Pada program tersebut terdapat 2 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNTAD yang dinyatakan lolos dan ikut serta sebagai peserta MSIB angkatan 5 selama satu semester yakni:
1. Nursalim Saputra, sebagai Asisten Pendata Objek Pemajuan Kebudayaan di Direktorat Pelindungan
Kebudayaan spesifikasi wilayah XVIII (Sulawesi Tengah; Sulawesi Barat).
2. Adinda Rizky Anggriani, sebagai Pre Service Teacher of Language di Yayasan Hasnur Centre Unit Global islamic boarding school di Kalimantan Selatan.

Menurut Nursalim Saputra, ada beberapa hal yang memotivasi Ia untuk mengikuti program MSIB. Berikut perkenalan diri dan kesan dari salah satu mahasiswa yang dinyatakan lolos MSIB MBKM.

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hallo…
Perkenalkan nama saya Nursalim Saputra atau akrabnya disapa Aim. Saya merupakan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Tadulako yang lolos sebagai Asisten Pendata Objek Pemajuan Kebudayaan di Direktorat Pelindungan Kebudayaan spesifikasi wilayah XVIII (Sulawesi Tengah; Sulawesi Barat) melalui Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) batch 5 tahun 2023. Adapun Linimasa program Magang Bersertifikat Kebudayaan (MBK) ini dimulai dari 14 Agustus s.d 31 Desember.

MSIB-MBKM yang saya ikuti ini, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan secara langsung dalam menyelesaikan proyek serta permasalahan di sektor kebudayaan mengenai pendataan Objek Pemajuan Kebudayaan(OPK), Cagar Budaya (CB), dan Koleksi Museum sehingga dapat menjadi kontribusi riil dalam mewujudkan terobosan Pemerintah tentang Satu Data Indonesia yang diaplikasikan ke dalam Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu (SPKT). Selain itu, Program ini juga dapat membantu Pemerintah Kabupaten/Kota/Provinsi untuk memverifikasi dan memvalidasi data OPK dan CB Draf Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan, juga dapat diusulkan maupun ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia serta berkaitan dengan Intangible or Tangible World Heritage oleh UNESCO.

Spirit yang memotivasi saya mengikuti program ini adalah kecenderungan meminati kesenian dan beberapa kali mengikuti program di bidang kebudayaan sehingga menjadi animo dan stimulus yang positif bagaimana Program Magang Bersertifikat Kebudayaan digunakan sebagai lisensi untuk menunjukan keseriusan dalam bergerak di dunia kesenian dan kebudayaan secara berkelanjutan. Saya juga berharap, selain program ini dapat berguna untuk kebutuhan Studi saya sebagai mahasiswa, juga menjadi track record dan pengalaman sehingga semakin berintegritas dalam hal berkesenian dan berkebudayaan. Muda Berbudaya, Memajukan Kebudayaan Indonesia” Nursalim Saputra

Admin MJ

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *